Pemberantasan

Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat

Terkini


Jumat, 7 Agustus 2020

Wisnu Andayana Resmi Jabat Kepala BNNP Gorontalo yang Baru

gorontalokota.bnn.go.id Gorontalo - Jumat (7/8) Kepala BNNP Gorontalo resmi dijabat oleh Kombespol Wisnu Andayana, SST. MK menggantikan Pejabat lama Brigjenpol Drs. Suparwoto. Pergantian kepala BNN Provinsi Gorontalo berdasarkan Surat Telegram BNN nomor 24 tertanggal 29 juli 2020. Dalam ST tersebut Kepala BNNP Gorontalo Drs. Suparwoto diangkat menjadi Kepala BNN Provinsi Bangka Belitung dan jabatannya diganti oleh Wisnu Andayana yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri. Pergantian Kepala BNNP Gorontalo secara resmi ditandai dengan acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang berlangsung di Aula Kantor BNN Provinsi Gorontalo pagi tadi. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan penuh hikmat. Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat eselon III dan IV di lingkungan BNN Provinsi dan BNN Kabupaten/Kota. Dalam sambutannya Wisnu Andayana menyampaikan ucapan terima kasih atas penyambutan sejak kedatangannya di Gorontalo. Wisnu juga menyampaikan terima kasih kepada Suparwoto yang telah memimpin dan melaksanakan tugas dengan baik selama menjabat Kepala BNNP Gorontalo."Saya yakin pak Suparwoto telah melaksanakan tugas dengan baik disini. Jadi apa yang sudah baik, akan saya lanjutkan dan mohon dukungan dari seluruh anggota BNN Provinsi dan Kabupaten/Kota khususnya dalam melaksanakan tugas dan fungsi kita untuk mencegah dan memberantas narkoba." Tegas Wisnu.Suparwoto yang telah menjabat kepala BNN Provinsi Gorontalo kurang lebih selama 9 bulan sejak Oktober 2019 menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantunya selama menjalankan tugas di BNNP Gorontalo. Kepada pejabat baru, saya ucapkan Selamat bertugas dan saya berpesan kepada seluruh anggota BNN Provinsi dan BNN Kabupaten/Kota Gorontalo untuk memberikan dukungan maksimal kepada Kepala BNNP yang baru. "Tetap kompak, jaga harmonisasi dan selalu semangat memberantas narkoba di Gorontalo," ujarnya. (Win)Instagram: @infobnn_gorontalo_kotaFacebook Fan Page: @bnnkotagorontaloYoutube: @BNNKotaGorontalo#Bersinar#KotaGorontaloBebasNarkoba#StopNarkoba 


Jumat, 26 Juni 2020

Datangi BNN, Walikota Gorontalo Ikuti Peringatan HANI

Gorontalo - Walikota Gorontalo Hi Marten Taha, M.Ec,.Dev menghadiri peringatan Hari Anti Narkotika International (HANI) Tahun 2020 bertempat di kantor BNN Kota Gorontalo. Kegiatan yang berlangsung secara virtual ini juga dihadiri oleh para pejabat forum komunikasi pimpinan daerah (forkopinda) di wilayah Kota Gorontalo diantaranya Kepala Kejaksaan Negeri Gorontalo Suwanda, Kasat Narkoba Polres Gorontalo Laode Arwansyah, SIK, dan Perwira Seksi Intel Kodim 1304 Gorontalo Nendra Purwanto.  Peringatan Hari Anti Narkotika International tahun ini agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Adanya pandemi Covid-19 di seluruh wilayah negeri ini membuat beberapa kegiatan nasional harus dilaksanakan secara virtual dengan memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan Hari Anti Narkotika International diperingati setiap tanggal 26 Juni. Tahun ini Badan Narkotika Nasional di seluruh indonesia menyelenggarakan peringatan HANI secara virtual dengan tema Hidup 100 % Di Era New Normal Sadar, Sehat, Produktif dan Bahagia Tanpa Narkoba.Pada peringatan Hari Anti Narkotika International Tahun 2020 KH. Ma'ruf Amin membacakan sambutan Wakil Presiden. Dalam sambutannya Ma'ruf mengajak para pejabat pemerintah yang ada di pusat maupun daerah untuk bersama-sama menyelematkan generasi bangsa, menyelamatkan bangsa indonesia dari kejahatan narkotika. "Kita harus sadar bahwa narkotika adalah merupakan salah satu ancaman bagi kehidupan seluruh umat manusia, sesuai dengan tema HANI tahun ini mari hidup 1oo persen, 100 % sadar, 100 % sehat, 100 % produktif dan bahagia tanpa narkoba". tegas Ma'ruf.Kepala Badan Narkotika Nasional BNN RI, Heru Winarko dalam sambutannya menyampaikan beberapa program yang telah dilaksanakan oleh BNN pada tahun 2019. Angka prevalensi penyalahgunaan narkotika tahun 2019 sebesar 1,80 % atau setara dengan 3.419.188 orang. sedangkan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba sekali pakai seumur hidup pada tahun 2o11 sebanyak 2,40 % atau setara 4.530.000 orang. Dengan demikian BNN telah menyelamatkan sekitar 1.000.000. jiwa penduduk indonesia. Selain itu BNN juga melaksanakan langkah strategi sebagai upaya perang melawan narkotika melalui strategi demand reduction dan supply reduction.Dalam bidang Demand Reduction  BNN telah membentuk masyarakat agar memiliki ketahanan diri terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba melalui program desa bersinar (bersih narkoba), pembentukan relawan anti narkoba, program ketahanan keluarga, media platform digital rean.id berfungsi sebagai rumah edukasi anti narkoba, sinergitas antara lapas dan rutan terkait pelaksanaan rehabilitasi narkotika dan kerjasama pengungkapan jaringan, di bidang rehabilitasi BNN telah bekerjasama dengan UNODC dalam mengembangkan rehabilitasi populasi khusus yaitu anak dan perempuan, selain itu BNN turut mendorong perekonomian indonesia dengan memberdayakan kawasan rawan dengan memberikan pelatihan bagi warga binaan BNN berupa keterampilan life skills dan memasarkan produk melalui aplikasi www.stopnarkoba.bnn.go.id yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat indonesia dan dunia.Dalam bidang Supply Reduction BNN telah melakukan penindakan terhadap segala bentuk kejahatan narkotika antara lain BNN telah berhasil mengungkap serangkaian pengiriman ganja dan berhasil memetakan 98 jaringan sindikat narkotika, 27 jaringan berskala international, telah menungkap 33 jaringan dan sedikitnya 19 jaringan yang melibatkan warga binaan/narapidana di lapas. Dalam kasus TPPU narkotika BNN telah mengungkap kasus sebanyak 55 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 59 orang. Ditengah masa pandemi Covid-19 BNN juga telah berhasil mengungkap jaringan international mengungkap 14 jaringan kebanyakan melalui online dan jasa pengiriman, dan jalur laut. (WIN)Instagram : @infobnn_gorontalo_kotaFacebook : Bnn KotagorontaloYoutube : BNN Kota GorontaloTwitter : info_bnnkotagtlo


Selasa, 3 Maret 2020

BNN Kota Gorontalo Kembali Tinjau Relawan MAN I

gorontalokota.bnn.go.id Gorontalo - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Gorontalo kembali mengunjungi Madrasah Aliyah Negeri Satu (MAN I) Gorontalo Selasa (3/3). Kunjungan Kepala BNN Kota Gorontalo Abdul Haris Pakaya didampingi Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Andi Isna Arifandi diterima langsung oleh Kepala MAN I Gorontalo Dr Waris Masuara diruang kerjanya.Haris saat memberikan pengarahan kepada puluhan siswa Relawan dan Guru di sekolah itu awalnya memperkenalkan diri sebagai Kepala BNN Kota Gorontalo yang baru menggantikan pejabat lama Ir. Roy Bau. "Ini adalah pertemuan pertama saya dengan pihak MAN I, karena saya baru menjabat sebagai kepala BNN Kota Gorontalo. Saya mendapatkan informasi bahwa sekolah ini telah melaksanakan program pencegahan dan pemberantasan narkoba." ujar Haris.Menurutnya BNN Kota Gorontalo mempunyai tanggung jawab untuk mencerdaskan dan menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba. Salah satunya melalui pemberian informasi atau edukasi kepada siswa dan siswi di seluruh sekolah baik di tingkat SD, SMP, dan SMA melalui kegiatan penyuluhan narkoba. BNNK Gorontalo juga akan mendukung sekolah yang secara mandiri melaksanakan program pencegahan dan pemberantasan narkoba. Kedepannya saya berharap MAN I Gorontalo dapat menjadi sekolah percontohan dalam pelaksanaan P4GN di kota Gorontalo. terkait pelaksanaan program di sekolah silahkan berkoordinasi dengan Pak Ipang dari Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, sambung Haris.Pada kesempatan yang lain Andi Isna Arifandi selaku kepala Seksi P2M menjelaskan kepada siswa siswi yang tergabung dalam Relawan Anti Narkoba agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Sebagai relawan anti narkoba adik-adik harus memiliki pengetahuan narkoba dan mampu memberikan contoh kepada rekan-rekan di sekolah bagaimana mencegah penyalahgunaan narkoba. "Langkah awal pencegahan, kita akan jadwalkan penyuluhan narkoba di sekolah ini, nanti adik-adik relawan akan didampingi oleh tim penyuluh narkoba dari BNN Kota Gorontalo. Gunakan waktu sebaik-baiknya untuk konsultasi dan bertukar informasi dengan para penyuluh narkoba." tutup Andi. (WIN)Instagram: @infobnn_gorontalo_kotaFacebook Fan Page: @bnnkotagorontaloYoutube: @BNNKotaGorontalo#Bersinar#KotaGorontaloBebasNarkoba#StopNarkoba


Rabu, 26 Februari 2020

Perkuat Koordinasi BNN Kota Gorontalo Kunjungi Pemkot dan Dekot.

gorontalokota.bnn.go.id Gorontalo - Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Gorontalo Abdul Haris Pakaya didampingi Kasubbag Umum, Kepala Seksi Pencegahan dan Dayamas serta Kepala Seksi Pemberantasan melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Pemerintah Kota Gorontalo, Selasa (25/2) kemarin.Haris Pakaya mengatakan bahwa kunjungan kerja dalam rangka menjalin koordinasi dan kemitraan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di Kota Gorontalo. Dalam kunjungan tersebut diuraikan mengenai kondisi terkini dan situasi permasalahan narkoba di tingkat nasional hingga ke tingkat daerah.Kunjungan pertama jajaran BNN Kota Gorontalo berlangsung dengan Pemkot Gorontalo yang diterima langsung oleh Sekda Kota Gorontalo Ismail Madjid diruang kerjanya. Ismail mengatakan pihak Pemkot Gorontalo siap mendukung program kerja BNN Kota sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 12 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika. Menurut Ismail narkoba adalah musuh bersama yang harus diberantas.Kunjungan kerja kemudian dilanjutkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo, dimana Kepala BNN Kota Gorontalo diterima oleh Wakil Ketua DPRD Rivai Bukusu. Rivai mewakili pimpinan DPRD mengapresiasi dan mendukung program kerja, serta siap mengawal program tersebut. Kunjungan kerja ke Dekot Gorontalo dimanfaatkan oleh BNN Kota Gorontalo terkait permintaan dukungan anggaran Hibah dalam mendukung program pencegahan dan pemberantasan narkoba. keberadaan Kota Gorontalo sebagai ibukota Provinsi Gorontalo yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat dikhawatirkan akan menimbulkan ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkoba. (WIN)Instagram: @infobnn_gorontalo_kotaFacebook Fan Page: @bnnkotagorontaloYoutube: @BNNKotaGorontalo#Bersinar#KotaGorontaloBebasNarkoba#StopNarkoba 


Rabu, 19 Februari 2020

Kepala BNNP Gorontalo Lantik Tiga Pejabat BNNK

gorontalokota.bnn.go.id Gorontalo - Selasa 18 Februari 2020 Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Gorontalo Brigjen Polisi Drs. Suparwoto melantik tiga orang pejabat eselon III di lingkungan Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo. Pejabat yang dilantik adalah Abdul Haris Pakaya, S.Pd, M.Si sebagai Kepala BNN Kota Gorontalo, Rakhma Hubu, S.Pd, MH sebagai Kepala BNN Kabupaten Bone Bolango dan Ir. Roy Bau sebagai Kepala BNN Kabupaten Gorontalo.Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BNN Kabupaten Boalemo, Kepala BNN Kabupaten Gorontalo Utara, Kepala Bagian Umum BNNP Gorontalo, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kepala Bidang Rehabilitasi, para Kasubbag dan Kepala Seksi di lingkungan BNNP dan BNNK.Kegiatan yang berlangsung di Aula tertutup milik BNNP Gorontalo ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan pengangkatan dalam jabatan, pembacaan naskah pelantikan, dan pengambilan sumpah/janji jabatan yang dibacakan oleh Kepala BNNP Gorontalo. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang disaksikan oleh Kepala BNN Kabupaten Boalemo dan Kepala BNN Kabupaten Gorontalo Utara.Usai pelantikan, Kepala BNNP Gorontalo berpesan kepada ketiga pejabat untuk melaksanakan pekerjaannya dengan baik dengan penuh rasa tanggung jawab, serta dapat membawa nama baik BNN di wilayahnya.Jenderal Bintang Satu ini juga meminta kepada ketiga pejabat agar segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan. "Bapak dan Ibu segera berkoordinasi dengan pihak terkait, stakeholders, baik itu pemerintah, swasta dan masyarakat untuk mempercepat kegiatan pencegahan dan pemberantasan narkoba." tukasnya.Dengan selesainya kegiatan pelantikan ketiga kepala BNNK baru masih menyisahkan satu tahapan proses yang harus diikuti sebelum resmi melaksanakan tugasnya sebagai kepala BNNK. Ketiga pejabat akan mengikuti tahapan Serah Terima Jabatan yang rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat. (WIN)Instagram: @infobnn_gorontalo_kotaFacebook Fan Page: @bnnkotagorontaloYoutube: @BNNKotaGorontalo#Bersinar#KotaGorontaloBebasNarkoba#StopNarkoba  


Senin, 25 November 2019

BNN KOTA GORONTALO TINJAU SEKRETARIAT RELAWAN MAN 1 KOTA GORONTALO

gorontalokota.bnn.go.id Gorontalo – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Gorontalo Ir. Roy Bau didampingi kepala Seksi Pencegahan dan Dayamas Andi Isna Arifandi, S.Si, Apt meninjau langsung keberadaan sekretariat relawan anti narkoba yang ada di MAN 1 Kota Gorontalo.Kedatangan tim BNN Kota Gorontalo diterima langsung oleh Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo, para guru dan siswa siswi relawan anti narkoba bertempat di ruang kerja Kepala Madrasah, Senin, (25/11).Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Dr. Waris Masuara, S.Ag, M.Hi menyambut baik kedatangan tim dari BNN Kota Gorontalo ke sekolahnya. Dalam penjelasannya Waris mengatakan bahwa MAN 1 Gorontalo kini telah memiliki organisasi sekolah yang secara khusus melaksanakan program pencegahan dan pemberantasan narkoba.“Alhamdulillah, dalam mendukung program BNN, sekolah kami telah melaksanakan beberapa kegiatan antara lain pemilihan duta anti narkoba dan mendirikan organisasi sekretariat relawan anti narkoba. Ini merupakan organisasi ekstra kurikuler yang disediakan sekolah sebagai unit atau wadah dalam mengembangkan minat dan potensi siswa di bidang pencegahan narkoba. Sekretariat ini baru saja terbentuk dan diisi oleh pengurus baik itu siswa/siswi dan guru Pembina”. Ujar Waris.Selain mendukung penuh program pencegahan dan pemberantasan narkoba, Waris berharap para pengajar dan siswanya tidak ada yang terlibat narkoba.“Insya Allah, di sekolah ini tidak ada yang terlibat dalam penyalahgunaan obat-obat terlarang dan penyalahgunaan lem. Untuk itu kami telah mengamanatkan kepada pengurus ini adanya pogram mingguan yang dapat dilaksanakan di sekolah.” sambungnya.Sementara itu pihak BNN Kota Gorontalo merespon positif dan memberikan apresiasi kepada MAN 1 Kota Gorontalo“Kami mengucapkan banyak terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak sekolah yang telah membentuk sekretariat relawan anti narkoba di MAN 1 Kota Gorontalo. Kedepannya kami akan mensupport dan melakukan pendampingan seluruh kegiatan relawan anti narkoba di sekolah ini melalui seksi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, tegas Roy."Menyambung pernyataan kepala BNN Kota Gorontalo, Kasie P2M Andi Isna mengatakan bahwa MAN 1 Kota Gorontalo merupakan satu-satunya sekolah di Gorontalo yang serius dalam melaksanakan program pencegahan narkoba.Menurutnya, dengan adanya sekretariat relawan anti narkoba maka MAN 1 Kota Gorontalo adalah sekolah pertama di Gorontalo yang membentuk organisasi ekstra kurikuler khusus relawan narkoba. Kedepannya MAN 1 Kota Gorontalo akan menjadi binaan kami dan harapannya akan menjadi contoh bagi sekolah lain khususnya di Provinsi Gorontalo dan umumnya di tingkat Nasional. (WIN)#StopNarkoba#KotaGorontaloBebasNarkoba 


Senin, 27 Januari 2020

Pengguna Vapor di Gorontalo Ikuti Pemeriksaan Narkoba

gorontalokota.bnn.go.id Gorontalo – Rokok elektrik atau vapor tengah menjadi tren di masyarakat kita. Para perokok banyak yang beralih jadi pengguna vapor. Lebih hemat dan soal rasa. Dua alasan itulah yang banyak disampaikan oleh pengguna vapor.Sayangnya, dengan meningkatnya pengguna vapor di Indonesia dimanfaatkan secara nakal oleh pengedar narkoba. pengedar narkoba memanfaatkan tren peningkatan pengguna vapor dengan menjajal modus baru. Yaitu mencampurnya dengan cairan rokok elektrik atau liquid vapor. bagi pengguna narkoba tentunya harus mulai waspada!Seperti kasus yang diungkap oleh Polres Jakarta Selatan di tahun 2017 menangkap satu orang tersangka penjual cairan rokok elektrik (liquid) yang dicampur dengan narkotika jenis ganja. modus peredaran narkoba sejatinya memang sudah banyak dan mengikuti trend yang ada di masyarakat. Dengan memanfaatkan momen vapor yang lagi ramai-ramainya, para pengedar narkoba sepertinya mulai merambah modus menggunakan media liquid vapor.Melihat fenomena yang terjadi saat ini, komunitas vapor gorontalo yang tergabung dalam vapers gorontalo berinisiatif melakukan deteksi dini pencegahan narkoba. Vapers gorontalo mengundang Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Gorontalo untuk melakukan pemeriksaan narkoba bagi anggotanya.Sabtu, (25/1) sekitar pukul 20.00 Wita bertempat di Big Papa Vape Store yang ada di wilayah Agus Salim kota gorontalo diadakan pemeriksaan urine oleh tim pencegahan BNNK Gorontalo. Sebanyak dua puluh orang anggota vapers gorontalo yang diperiksa. selain memeriksa urine, petugas juga memeriksa cairan liquid yang digunakan oleh anggota vapers.Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tidak ada yang terindikasi menyalahgunakan narkoba. "Liquidnya pun aman dari bahan-bahan yang mengandung narkotika." Ujar Andi, selaku Kepala seksi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat BNN Kota Gorontalo.Andi menghimbau kepada anggota vapers gorontalo untuk waspada terhadap peredaran narkoba yang disamarkan melalui cairan rokok vapor. "Apabila sodara-sodara mengetahui dan menemukan hal-hal yang mencurigakan, atau ada zat-zat yang mengandung narkotika yang dicampur dalam liquid vapor segera laporkan ke BNN". Tegas Andi. (WIN)#Bersinar#KotaGorontaloBebasNarkoba#StopNarkoba    


Minggu, 26 Januari 2020

Ikut Talkshow, Ojek Online : Kami Siap Bantu BNN

gorontalokota.bnn.go.id Gorontalo - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Gorontalo melalui Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat   melaksanakan kegiatan Talkshow dengan tema Milenial Sehat Tanpa Narkoba. Kegiatan yang berlangsung di Story Cafe, Jumat (24/1) dilaksanakan pada malam hari dengan menyasar pengunjung cafe.Hadir pada kegiatan tersebut Kepala BNN Provinsi Gorontalo, Kepala BNN Kota Gorontalo, Kepala BNN Kab Bone Bolango,dan Kepala BNN Kab Gorontalo Utara, serta Kepala RRI Gorontalo bersama jajaran terlihat berbaur bersama pengunjung cafe malam itu. Kegiatan ini memang mendapatkan dukungan dari RRI Gorontalo melalui siaran langsung pada siaran Pro 2 FM.Kepala BNNP Gorontalo, Suparwoto sebagai narasumber pada kegiatan itu mengajak kepada pengunjung cafe agar tidak menyalahgunakan dan ikut memberantas narkoba. Menurutnya "Gorontalo adalah daerah yang aman, penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Gorontalo terhitung kecil dan sedikit. Akan tetapi dengan predikat daerah yang aman ini jangan sampai warganya menjadi terlena, karna narkoba itu masuknya bisa kapan saja dengan modus yg bermacam-macam." Ujar jenderal bintang satu ini.Puluhan pengemudi Ojek Online (OJOL) ikut menjadi peserta pada kegiatan talkshow yang diselenggarakan oleh BNN Kota Gorontalo.Saat diskusi, Kepala BNN Kota Gorontalo Roy Bau menghimbau kepada pengemudi ojol agar berhati-hati dalam melakukan transaksi pengantaran barang atau paket. karna salah satu modus peredaran narkoba adalah dikirim melalui aplikasi yg digunakan oleh para ojol. "Pengemudi ojol yang kedapatan membawa barang yang didalamnya adalah narkotika atau narkoba, maka akan berurusan dengan hukum", ujar RoyUntuk mengantisipasi adanya pelanggaran hukum, para pengemudi ojol harus bisa memastikan bahwa barang yang dikirim itu aman. "Pengirimnya, isi barangnya, penerimanya, ketiganya itu harus jelas. Kalau perlu pengirim dan penerima barang diajak selfie." sambung Roy.Di akhir kegiatan, Kepala BNN Provinsi Gorontalo didampingi Kepala BNN Kota Gorontalo melakukan pemasangan poster pada kendaraan bentor milik ojek online. Pemasangan poster ini sebagai tanda kerjasama antara pihak Gojek dan BNN Kota Gorontalo dalam hal kampanye anti narkoba. Setelah kegiatan, para pengemudi ojol juga menyerahkan surat pernyataan dukungan kepada BNN Kota Gorontalo. Surat dukungan ini adalah bentuk kesiapan mereka dalam mendukung program pencegahan dan pemberantasan narkoba di Gorontalo. (WIN)Instagram: @infobnn_gorontalo_kotaTwitter: @infobnnFacebook Fan Page: @bnnkotagorontaloYoutube: @BNNKotaGorontalo#Bersinar#KotaGorontaloBebasNarkoba#StopNarkoba   


Senin, 17 Februari 2020

Pimpin Apel Terakhir di BNN Kota Gorontalo, Roy Pamit dan Ucapkan Terima Kasih

gorontalokota.bnn.go.id Gorontalo - Apel pagi Senin, 17 Februari yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Gorontalo kali ini tampak berbeda seperti biasanya. Suasana haru menyelimuti apel pagi yang dipimpin oleh Kepala BNN Kota Gorontalo Ir. Roy Bau.Saat membuka arahan Roy berujar bahwa "Hari ini adalah terakhir kali saya memimpin apel di BNN Kota Gorontalo. Besok atau selasa, saya akan dilantik di BNN Provinsi Gorontalo untuk melanjutkan pekerjaan sebagai Kepala BNN Kabupaten Gorontalo, tutur Roy.Apel diikuti oleh Kepala Sub Bagian Umum Audi Rudolf Jantu, Kepala Seksi Pencegahan dan Dayamas Andi Isna Arifandi, S.Si, Apt, Kepala Seksi Rehabilitasi Rakhma Hubu, S.Pd, MH, dan Kepala Seksi Pemberantasan Kompol Lesman Katili, SH, MH serta seluruh pegawai/staf BNN Kota Gorontalo.Berdasarkan Surat Telegram BNN RI nomor : ST/4/II/2020 tanggal 6 Februari Ir. Roy Bau akan melanjutkan tugas menjadi kepala BNN Kabupaten Gorontalo menggantikan kepala BNN Kabupaten Gorontalo Mohamad Alamri yang kembali ke pemda dalam rangka pensiun.Ir. Roy Bau menjabat sebagai Kepala BNN Kota Gorontalo terhitung sejak januari 2013. sebelumnya pada tahun 2010 - 2012 Roy masih menjabat kepala pelaksana harian Badan Narkotika Kota. Pada tahun 2008 - 2010 Roy tercatat sebagai staf ahli di pemerintah kota gorontalo."Selama 7 tahun lebih sebulan saya menjabat kepala BNN Kota Gorontalo. Jadi, semua pegawai di BNN Kota Gorontalo sudah saya anggap sebagai keluarga. Terima kasih atas bantuan bapak dan ibu pegawai yang telah banyak membantu saya. Tak mudah melupakan kenangan selama 7 tahun memimpin BNN Kota Gorontalo". akunyaPria kelahiran tahun 1965 itu juga bercerita tentang calon penggantinya di BNN Kota Gorontalo. "Pengganti saya di BNN Kota Gorontalo adalah orang lama yang dulunya pernah kerja di BNN Kota Gorontalo. Saya mengenal baik beliau dan saya berharap pada rekan-rekan sekalian dapat memberikan kinerja yang baik kepada Kepala BNN Kota Gorontalo yang baru, pungkasnya. (WIN)#Bersinar#KotaGorontaloBebasNarkoba#StopNarkoba


Rabu, 2 Oktober 2019

BNN Kota Gorontalo Ajak Pelajar Cerdas Menggunakan Obat

gorontalokota.bnn.go.idGorontalo - Penyalahgunaan obat dan zat adiktif berbahaya di kalangan pelajar yang makin marak saat ini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah kota gorontalo.Perhatian tersebut dilaksanakan dalam bentuk kampanye GEMA CERMAT (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat) yang diprakarsai oleh Dinas Kesehatan Kota Gorontalo bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kota Gorontalo dengan memberikan sosialisasi penggunaan obat secara tepat dan benar kepada pelajar siswa dan siswi SMK Kesehatan Bakti Nusantara Gorontalo.Kegiatan yang berlangsung Rabu, (2/10) di Aula SMK Kesehatan sejak pukul 8 pagi ini diikuti oleh siswa dan siswi dengan menghadirkan narasumber dari Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Gorontalo, BNN Kota Gorontalo dan pihak terkait yang juga didukung penuh oleh Kimia Farma.Kepala Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, dr. Nur Albar dalam sambutannya menghimbau kepada pelajar agar berhati-hati dalam menggunakan obat."Saat ini banyak masyarakat dengan mudah dan bebas mendapatkan obat yang terindikasi pada penggunaan obat secara tidak tepat dan benar. Oleh karena itu masyarakat harus cermat menggunakan obat sesuai dengan peruntukannya", ujar Nur yang juga salah satu dokter senior di Gorontalo.Senada dengan Nur, Kepala BNN Kota Gorontalo, Roy Bau mengajak para pelajar untuk mencegah penyalahgunaan obat terutama narkotika dan obat - obat terlarang.Menurut Roy edukasi kepada pelajar harus terus dilakukan. Karna di jaman sekarang ini pengetahuan tentang obat dan narkoba tidak utuh didapatkan oleh pelajar."Informasi yang didapatkan pelajar hanya berasal dari satu sumber yaitu internet dan tidak bisa membedakan mana obat yang benar dan tepat untuk digunakan. apalagi menyoroti maraknya penyalahgunaan obat yang semakin marak belakangan ini". tutup Roy. (WIN)


Suara Masyarakat


DATA STATISTIK BNNP GORONTALO

0

Total Kasus Narkoba

0

Total Tersangka Kasus Narkoba

0

Total Pasien Penyalahgunaan

0

Jumlah Penggiat Anti Narkoba

0

Jumlah Sebaran Informasi

Tautan Terkait